dahulu ...
dalam tiap malamku selalu dihiasi indahnya sang bulan
terangnya yang memberikan ketenangan
dan kilaunya yang memabukan mata yang memandang
tapi kini sang bulan telah hilang dari malamku
terlena dengan belaian lembut sang awan
dan terlelap dalam dekapan malam
lalu....
kemana aku harus mencari terang yang dapat memberi tenang
tidak ada lagi yang dapat kupandangi dimalam ini
haruskah aku cemburu dengan awan
dengan belaiannya yang melenakan
haruskah aku iri dengan malam
yang melelapkan dengan dekapannya
sepertinya tak berhak lagi aku iri atau bahkan cemburu
seandainya aku masih memiliki sayap2 mimpiku
akan kujemput kau bulanku
dan kumiliki dirimu utuh
hingga dapat menghiasi malamku dengan terangmu
namun aku kini hanyalah seorang pemimpi
yang tak memiliki kekuatan untuk meraihnya
aku hanya dapat melihat bulan bahagia bersama malam
kini waktuku kembali ke peraduan
dan terkulai dalam ketidakberdayaan
dengan menggenggam kesendirian
dan melepaskannya jika hari benar2 terang
kurelakan bulan dalam dekapan malam .....
-pada 7 Mei 2006
No comments:
Post a Comment