dahulu ditepi pantai ini .....
tertegun memandang laut tanpa makna
hanya sepoi angin yang merasuk kedalam pori2
dan lembutnya pepasir menyentuh ujung2 saraf
sesekali air memercik menyegarkan hati yang gersang
dalam bayang berusaha merajut harap
membentuk sebuah "aku" dengan serpihan keyakinan
memahat hati hingga menjadi sebuah keteguhan
dan menghidupkannya melalui sebuah doa
kini ...
bahkan lautpun memiliki makna
mentari menyelimuti dalam balutan kesabaran
sepoi angin dan debur ombakpun menjadi sebuah harmoni yang indah
dan pepasir menggelitik syaraf untuk kembali hidup
ada harap yang enggan sirna dari sebuah angan
karena ia kini telah bersinergi dengan alam
kini hingga nanti ....
entah sampai kapan ......
pantai 04072006